Memilih senar gitar akustik

Terutama pemain pemula sering bingung di saat memilih senar. Maklum sih, kalau membeli gitar, jarang penjual menjelaskan tentang senar. Dan kalau sudah sampai di toko, pilihannya begitu banyak.

Berikut ini saya rangkumkan beberapa pedoman untuk memilih dan mengerti senar.

Senar bisa dibedakan antara senar baja dan nilon.

Secara umum bisa dikatakan bahwa senar nilon ditujukan untuk gitar akustik klasik, sedangkan senar baja (steel string) dipakai buat gitar akustik lainnya.

Gitar akustik yang bukan gitar klasik memang banyak jenisnya, sehingga dia juga memiliki berbagai nama. Bisa disebut menurut aliran musiknya: gitar country, gitar western, gitar blues, bisa disebut berdasarkan jenis senarnya: steel string, bisa disebut berdasarkan bentuk badannya: dreadnaught, OM dsb.

Agar enak dibaca, berikut ini gitar akustik klasik disebut sebagai gitar klasik, sedangkan gitar akustik lainnya disebut gitar steel string.

Penting: jangan menggunakan senar baja untuk gitar akustik klasik.

Konstruksi gitar klasik berbeda dengan gitar steel string. Karena steel string memerlukan tegangan senar yang lebih tinggi, neck (leher) gitar diperkuat dengan batang baja (truss rod). Gitar klasik tidak memilik truss rod, sehingga lehernya bisa rusak kalau tegangan senar terlalu tinggi.

Senar nilon sebaliknya bisa dipakai di gitar steel string tetapi suaranya jadi aneh.

Jadi ingatlah gitar akustik memakai senar nilon, gitar lainnya memakai senar baja.

Klasifikasi senar gitar

Senar sering diklasifikasikan berdasarkan ukurannya (gauge) atau diameternya.

Jadi anda bisa menemui tulisan di bungkus senar sbb:

• Extra Light gauge

• Light gauge

• Medium gauge

Ukuran (gauge) ditujukan pada diameter senar dan ketegangan senar. Extra light berarti senarnya diameternya kecil sekali sehingga tegangan senar lebih rendah.

Senar yang rendah tegangannya memerlukan tenaga lebih sedikit untuk ditekan dan dipetik dibandingkan dengan senar bertegangan tinggi. Akibatnya gitar lebih gampang dimainkan. Akan tetapi suara senar diameter kecil lebih bernada frekuensi tinggi. Jadi suaranya nyaring dengan bass dan mid yang agak lemah.

Ukuran Gauge membantu untuk memilih senar, tetapi sayang sekali tidak ada definisi umum tentang ukuran itu. Jadi saya lebih cenderung untuk melihat diameter senarnya.

Diameter senar diukur dalam 1/1000 inch. Tiap ketebalan senar disebutkan. Mulai e tinggi sampai e rendah.

Contoh

• Extra Light – (.009/.011/.016/.024/.032/.042)

• Light – (.010/.013/.017/.026/.036/.046)

• Medium –  (.011/.015/.018/.026/.036/.050)

Pemain gitar pro biasanya hanya menyebutkan ukuran senar nada e tinggi.

Bahan senar gitar

Bahan senar gitar klasik

Usus (gut) – percaya atau tidak, sebelum perang dunia II, senar gitar akustik biasanya terbuat dari usus domba atau binatang lainnya. Sekarang jarang sekali ditemui.

Nilon – senar yang paling umum. Ada beberapa jenis senar nilon: nilon jernih, nilon hitam, nilon komposit.

Silver string – yang dimaksudkan adalah senar bas nilon diselaput dengan tembaga.

Gold string – yang dimaksudkan adalah senar bas nilon diselaput dengan perunggu.

Sebagai pedoman: bahan perunggu menghasilkan suara lebih keras dan jernih daripada tembaga.

Bahan senar gitar steel string yang paling lazim

80/20 Bronze (aka Bronze, Brass) – terbuat dari 80% perunggu dan 20% seng.  Senar ini paling umum dan suaranya bersih dan nyaring. Sayangnya senarnya cepat sekali beroksidasi sehingga suaranya menjadi tumpul.

Phosphor Bronze – senar ini mirip dengan senar 80/20 Bronze, tetapi phosphor ditambah untuk menghindari oksidasi. Senar jenis ini lebih tahan lama, tetapi tidak memiliki kejernihan senar 80/20 Bronze.

Silk and Steel ( “compound strings”) – bahannya campuran sutra dan baja. Senar ini bisa dilihat sebagai senar hibrid steel dan klasik. Karena tegangannya lebih rendah, senar ini lebih enak dimainkan dan suaranya empuk.

Dari kilasan ini bisa dilihat, bahwa ada dua faktor penting buat senar – nada dan keawetan. Pembuat senar terus berlomba dengan menemui bahan ideal senar. Jadi anda bisa menemui senar dengan berbagai tambahan metal.

Ada juga senar yang dilapisi selaput pelindung (coated string) untuk memperpanjang masa hidup. Teknologi ini pertama tama diperkenalkan oleh ELIXIR di tahun 1997. Tetapi nada senar menjadi sedikit lebih tumpul dibandingkan senar tanpa selaput pelindung. Akan tetapi teknologi selaput terus berkembang. Saat ini ada dua jenis selaput POLY dan NANO. String berpelapis bisa ditemui dalam berbagai warna seperti merah, biru, dan hitam.

Bisakah saya memakai senar gitar listrik?

Pada dasarnya bisa saja, tetapi nadanya sering kurang cocok. Senar gitar listrik diameternya lebih kecil sehingga kekerasan nada lebih rendah (karena ada pickup) dan lebih nyaring dengan bass kecil. Anda bisa melihat senar gitar listrik sebagai EXTRA EXTRA LIGHT gauge.

Ada teman saya yang memakai senar gitar listrik medium gauge dan memainkan gitarnya lewat amplifier dan strip efek. Suaranya juga enak, sedikit unik.

Jadi senar mana yang harus saya beli?

Pilihan senar tergantung cara bermain anda dan juga selera musik. Hanya anda yang bisa menilai keenakan nada. Saya lebih senang gitar bernada empuk, teman saya senang nyaring. Semakin nyaring, semakin baik.

Secara umum, bisa dikatakan:

Senar diameter tebal biasanya cocok untuk:

Strumming

Slide gitar/drop tunings

• Gitar dengan jarak pendek antar senar ke fretboard .

Jazz.

Senar diameter tipis biasanya cocok untuk:

Blues

Fingerpicking

Gitar berbadan kecil

Pemain pemula – karena lebih gampang dimainkan.

Lalu pilihlah bahan gitar sesuai kebutuhan anda. Cobalah berbagai bahan dan merek, sampai anda menemui sound yang cocok buat musik anda.

Tidak selalu harga lebih tinggi berarti nada lebih baik. Saya menganjurkan agar senar sering sering diganti agar suaranya terus enak. Kalau anda mengikuti anjuran ini, anda bisa mencoba berbagai senar.

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: